Setelah Close Akun Kredivo, Benefit Ini Tidak Bisa Kembali

Dua bulan lalu saya resmi jadi karyawan tetap di perusahaan multinasional, setelah setahun berjuang lewat status kontrak. Salah satu privilege yang saya dapat, kartu kredit korporat dengan limit yang jauh lebih gede dari yang pernah saya bayangin, plus reimbursement otomatis buat kebutuhan kerja. Rasanya kayak naik kelas.

Karena udah punya kartu kredit korporat itu, saya mikir, ngapain lagi pertahanin akun Kredivo yang dulu saya pakai pas masih kontrak dan gaji pas-pasan? Saya langsung ambil keputusan buat close akun Kredivo tanpa pikir panjang. Eh, ternyata setelah semuanya kelar, ada beberapa hal yang baru saya sadari udah nggak bisa saya nikmati lagi, dan itu bikin saya sempat mikir ulang, meski keputusan udah kadung diambil.

Limit Besar yang Dulu Saya Anggap Remeh

Waktu masih aktif, saya sebenarnya jarang pakai limit penuh dari akun Premium saya, yang bisa mencapai 50 juta. Saya pikir, ah paling saya butuhnya nggak sampai segitu, jadi nggak masalah kalau ditutup.

Ternyata anggapan itu keliru. Begitu akun ditutup, akses ke limit sebesar itu otomatis hilang total, dan karena statusnya permanen, saya nggak bisa lagi ajukan ulang dengan mudah kalau suatu saat butuh dana cepat di luar jam kerja atau di luar cakupan kartu korporat saya. Kartu kredit korporat itu kan cuma buat kebutuhan kerja, sementara dulu Kredivo saya pakai buat kebutuhan pribadi yang sifatnya lebih fleksibel, dari bayar tagihan listrik sampai top up pulsa mendadak.

Bebas Bunga yang Ternyata Sering Saya Manfaatkan

Ini yang baru kerasa belakangan. Dulu saya sering pakai opsi tenor 1 bulan yang bebas bunga sama sekali, tanpa saya sadar itu udah jadi kebiasaan finansial yang cukup membantu tiap ada kebutuhan mendadak di luar gaji bulanan.

Sekarang, kalau ada kebutuhan serupa dan kartu korporat nggak bisa dipakai karena sifatnya cuma buat kerja, saya harus cari alternatif lain yang belum tentu punya skema sebaik itu. Bukan berarti saya menyesal, tapi ini jadi pelajaran, kadang kita anggap remeh benefit yang justru sering ke pakai tanpa disadari sampai akhirnya benar-benar hilang.

Diskon dan Voucher yang Nggak Bisa Diklaim Lagi

Selain dua hal di atas, saya juga baru ngeh soal diskon dan voucher yang biasa muncul dari Kredivo PayLater buat transaksi di merchant tertentu. Dulu saya anggap itu cuma bonus kecil, nggak terlalu saya perhitungkan.

Begitu akun ditutup, semua akses ke promo dan voucher itu otomatis hilang bareng poin reward yang belum sempat saya pakai. Saya baru sadar, ternyata selama ini lumayan sering saya manfaatin buat belanja bulanan atau beli kebutuhan elektronik kecil-kecilan.

Kenapa Keputusan Ini Tetap Nggak Sepenuhnya Salah

Meski ada beberapa benefit yang hilang, saya tetap nggak menyesali keputusan close akun Kredivo ini sepenuhnya. Alasannya simpel, kondisi finansial saya sekarang memang udah beda jauh dibanding dulu, dan kartu korporat mengcover sebagian besar kebutuhan yang dulu saya andalkan dari Kredivo.

Cuma, buat kamu yang lagi mikirin hal serupa, penting banget buat cek dulu benefit apa aja yang selama ini kamu pakai tanpa sadar, sebelum benar-benar ambil keputusan menutup akun. 

Karena begitu prosesnya selesai dan statusnya permanen, nggak ada jalan buat balik lagi. Timbang dulu matang-matang, jangan sampai kayak saya, baru sadar ada yang hilang justru setelah semuanya kelar diproses.